Sinergi CMI-PGRI Kembangkan Pendidikan Masyarakat Melalui GAS CERDAS

Foto. Sinergi CMI-PGRI Air Upas Ketapang tingkatkan pendidikan. Borneobarat.com/BB

Ketapang, Borneobarat.com, – Kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi profesi pendidikan di Kecamatan Air Upas, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, berkembang menjadi sebuah wadah pendidikan bagi masyarakat melalui Program GAS CERDAS.

Program yang digagas PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CMI) bersama PC PGRI Kecamatan Air Upas tersebut kemudian melahirkan Yayasan Zetha Learning Center yang menaungi PKBM Zetha Generation.

Keberadaan PKBM tersebut menjadi salah satu bentuk pengembangan program di bidang pendidikan yang diarahkan untuk memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat, terutama mereka yang belum memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan formal.

Program GAS CERDAS telah diselenggarakan sejak 2025. Dalam perkembangannya, program tersebut tidak hanya berfokus pada kegiatan pendidikan, tetapi juga membangun kolaborasi antara dunia usaha, organisasi pendidikan, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.

Pengembangan program tersebut mendapat perhatian melalui kunjungan Tim Verifikator Subroto Awards 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ke PKBM Zetha Generation, Rabu (23/9/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda monitoring dan penilaian terhadap salah satu program dalam GAS CERDAS. Selain melakukan verifikasi, kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pengelola untuk mendapatkan masukan terkait keberlanjutan dan pengembangan program.

Ketua PC PGRI Air Upas sekaligus Ketua Yayasan Zetha Learning Center, Prima Hadi, S.Pd., Gr., mengatakan kunjungan Tim Verifikator menjadi pengalaman penting bagi pihaknya dalam mengevaluasi program yang telah berjalan.

“Kunjungan serta proses verifikasi yang dilakukan memberikan banyak masukan dan evaluasi yang sangat berarti bagi kami. Masukan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan Yayasan Zetha Learning Center dan PKBM Zetha Generation,” kata Prima.

Menurutnya, keberadaan GAS CERDAS diharapkan dapat menjadi wadah yang mendorong semakin banyak pihak untuk memberikan perhatian terhadap pendidikan.

Prima juga mengapresiasi dukungan PT Cita Mineral Investindo Tbk. yang dinilainya menjadi bagian penting dalam pengembangan berbagai program pendidikan di Kecamatan Air Upas.

“Dukungan dan kolaborasi yang terjalin menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk belajar dan meningkatkan kapasitas diri.

“Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan kesempatan untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala PKBM Zetha Generation, Wilhelmina Eryuni Leba, S.S., M.Pd., mengatakan kunjungan Tim Verifikator juga menjadi kesempatan bagi pihaknya untuk melihat kembali pelaksanaan program sekaligus memperkuat layanan pendidikan.

Menurut Wilhelmina, sejumlah aspek masih perlu terus diperbaiki, mulai dari pendataan warga belajar, administrasi hingga pelaksanaan program agar semakin tertata dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya merupakan bagian dari proses penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program sekaligus memperoleh masukan yang konstruktif,” katanya.

Ia mengatakan PKBM Zetha Generation ke depan tidak hanya diarahkan sebagai tempat memperoleh pendidikan kesetaraan. Lembaga tersebut juga diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kecakapan hidup.

“Harapan kami, kolaborasi antara PKBM, PGRI, PT Cita Mineral Investindo Tbk., pemerintah, serta berbagai pihak terkait dapat terus diperkuat dan dilaksanakan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Wilhelmina menambahkan, keberlanjutan program menjadi penting agar manfaat yang telah dibangun melalui GAS CERDAS dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat Kecamatan Air Upas.

Ditempat yang sama, Camat Air Upas Samson Nopen mengatakan, Pemerintah Kecamatan Air Upas mengapresiasi kunjungan Tim Verifikator Subroto Awards 2026 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka melakukan verifikasi di Kecamatan Air Upas.

“Atas nama Pemerintah Kecamatan Air Upas, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Verifikator Subroto Awards 2026 dari Kementerian ESDM atas kunjungan dan kegiatan verifikasi yang telah dilaksanakan di Kecamatan Air Upas,” ujar Samson Nopen.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah kecamatan untuk memperkenalkan berbagai upaya dan kolaborasi yang telah dilakukan, khususnya dalam mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS).

“Ini menjadi kesempatan yang sangat berarti bagi kami untuk memperkenalkan berbagai upaya dan kolaborasi dalam mendukung penanganan Anak Tidak Sekolah, mulai dari penguatan akses pendidikan, pendataan, pendampingan, hingga kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan dan masyarakat,” pungkasnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, PKBM Zetha Generation diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Air Upas dan Kabupaten Ketapang.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan