Gubernur Kalbar Pastikan Aspirasi Warga Serimbu Jadi Dasar Pembangunan 2027
Landak, Boneobarat.com, – Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Ria Norsan menegaskan kegiatan Gema Membangun Desa (GMD) bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi sarana pemerintah untuk mendekatkan pelayanan sekaligus menyerap langsung kebutuhan masyarakat di desa.
Hal tersebut disampaikan Ria Norsan saat menghadiri Gema Membangun Desa (GMD) ke-IV Tahun 2026 di Desa Serimbu, Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak.
Menurut Ria Norsan, pemerintah hadir di desa untuk mendengarkan persoalan dan aspirasi masyarakat secara langsung. Aspirasi tersebut selanjutnya akan dipilah berdasarkan kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten untuk kemudian ditindaklanjuti dalam program pembangunan.
“Karena itu saya meminta agar setiap aspirasi yang muncul dalam dialog nanti dicatat dan dipilah sesuai dengan kewenangan, dan akan kita tindak lanjuti secara terukur. Insyaallah akan kita implementasikan dalam menyusun anggaran pembangunan di tahun 2027 yang akan datang,” kata Ria Norsan.
Ia menegaskan, pelayanan kepada masyarakat menjadi salah satu tujuan utama pelaksanaan GMD. Berbagai kegiatan yang digelar, mulai dari pelayanan publik, kunjungan lapangan, dialog pembangunan, pemberdayaan masyarakat hingga promosi produk lokal, diharapkan memberikan manfaat nyata bagi warga.
“Gema Membangun Desa ini bukan sekadar melaksanakan sebuah acara, tetapi kita hadir untuk membawa pelayanan lebih dekat kepada masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, sekaligus mempertemukan potensi desa dengan dukungan pemerintah dan para mitra pembangunan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ria Norsan juga menyoroti pentingnya pembangunan yang berbasis data dan kebutuhan nyata masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalbar memperkenalkan Sandi Desa atau Sistem Analisis Data Kehendak Desa sebagai salah satu instrumen untuk memetakan kondisi dan kebutuhan setiap desa.
Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat melihat lebih jelas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, termasuk kekurangan maupun potensi yang dimiliki masing-masing desa.
“Tadi kita meresmikan juga yaitu Sandi Desa, jadi kita bisa mengakses setiap desa apa kekurangan dan kelebihannya. Dengan demikian, data bukan sekadar angka, tetapi menjadi dasar bagi kita untuk menentukan apa yang harus kita lakukan dan kita perbuat untuk pembangunan di desa tersebut,” jelasnya.
Ria Norsan berharap penggunaan data tersebut dapat membuat intervensi pembangunan lebih tepat sasaran. Dengan mengetahui kebutuhan riil masyarakat, pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan secara lebih terukur.
Selain pelayanan publik, Gubernur Kalbar meminta potensi ekonomi dan budaya yang dimiliki Desa Serimbu dan wilayah pedalaman Kecamatan Air Besar terus dikembangkan.
Menurutnya, potensi masyarakat seperti UMKM, produk pangan lokal, madu hutan, kopi, pariwisata hingga kekayaan budaya memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat apabila dikelola secara berkelanjutan.
“Serimbu memiliki posisi penting sebagai simbol pelayanan budaya dan ekonomi bagi wilayah pedalaman Kecamatan Air Besar. Potensi masyarakat mulai dari UMKM, produk pangan lokal, madu hutan, kopi, pariwisata hingga kekayaan budaya harus terus dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ria Norsan juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Landak, pemerintah desa, perangkat daerah, mitra usaha serta masyarakat yang telah bekerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan GMD.
Ia menilai kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar kegiatan yang membawa pelayanan pemerintah ke desa dapat berjalan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Tanpa kerja sama yang baik, maka kegiatan ini tidak mungkin bisa berjalan dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu ditempat yang sama, Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi kepada Gubernur Kalimantan Barat beserta rombongan yang telah hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat di Desa Serimbu.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Landak dan seluruh masyarakat Kabupaten Landak, khususnya Kecamatan Air Besar dan Desa Serimbu, kami menyampaikan selamat datang dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur Kalimantan Barat beserta Ibu dan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang telah hadir di tengah masyarakat Desa Serimbu,” ujar Karolin.
Menurut Karolin, kehadiran Gubernur Kalimantan Barat di Desa Serimbu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Bahkan, Gubernur bersama rombongan telah berada di wilayah tersebut sejak malam sebelum kegiatan berlangsung.
“Kita sangat senang dan bersyukur Bapak Gubernur berkenan untuk hadir bersama dengan masyarakat. Masyarakat juga antusias. Kita bisa lihat suasana dari pagi di Desa Serimbu seperti metropolitan,” pungkasnya.



