REI Kalbar Targetkan 15 Ribu Pengunjung di REI Expo, Hadirkan Promo dan Rumah Subsidi

Foto. Ketua DPD REI Kalbar, Baharudin saat menjelaskan soal Expo REI Kalbar 2026. Borneobarat.com/BB

Kubu Raya, Borneobarat.com, – DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalimantan Barat menggelar REI Expo di Gaia Mall dengan menghadirkan berbagai pengembang perumahan dan perbankan. Kegiatan ini ditargetkan mampu menarik sekitar 15 ribu pengunjung.

Ketua DPD REI Kalbar, Baharudin, mengatakan kegiatan tersebut digelar untuk mendekatkan masyarakat dengan pengembang dan perbankan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah.

“ Tujuan kita mengadakan expo ini supaya masyarakat ramai datang dan mendapatkan informasi serta kemudahan untuk memiliki perumahan,” kata Baharudin usai pembukaan pada Rabu (26/8/2026).

Menurutnya, REI Expo diikuti sekitar 70 peserta yang terdiri dari pengembang dan perbankan. Sejumlah sponsor juga turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baharudin mengatakan, berbagai kegiatan hiburan dan aktivitas masyarakat turut disiapkan untuk menarik minat pengunjung, salah satunya fun run yang dijadwalkan pada 29 Agustus 2026.

“Untuk fun run, masyarakat cukup mendaftar dan mendapatkan baju. Ada hadiah utama sepeda motor, selain berbagai hadiah lainnya,” ujarnya.

Selain fun run, REI Expo juga akan diramaikan dengan fashion show, pembinaan putra-putri REI, karaoke, cosplay, serta sejumlah kegiatan lainnya.

Baharudin kemudian menuturkan bahwa, REI Kalbar menargetkan transaksi hingga sekitar Rp100 miliar selama pelaksanaan expo. Produk yang ditawarkan meliputi rumah subsidi, rumah komersial, hingga fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR).

Dalam kegiatan tersebut, REI juga menggandeng sejumlah bank, di antaranya BRI, BNI, Bank Mandiri, BTN, dan Bank Syariah Nasional (BSN), termasuk melalui kegiatan akad kredit secara massal.

Untuk menarik minat masyarakat, pengembang dan perbankan juga memberikan berbagai promo dan gimmick, seperti tambahan benefit hingga pembebasan biaya proses perbankan.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini karena ada banyak gimmick dan kemudahan dari pengembang maupun perbankan. Ini supaya masyarakat lebih terbantu untuk memiliki rumah,” kata Baharudin.

Ia juga mengimbau masyarakat yang berencana membeli rumah agar mempertimbangkan kondisi harga material bangunan yang terus mengalami kenaikan.

Menurut Baharudin, harga rumah subsidi saat ini masih relatif terjangkau karena pemerintah masih mempertahankan batas harga rumah subsidi meskipun sejumlah biaya pembangunan mengalami peningkatan.

“Bahan bangunan seperti keramik dan instrumen lainnya mengalami kenaikan, sementara harga rumah subsidi masih belum naik. Jadi, masyarakat bisa memanfaatkan kesempatan ini selama harga masih bertahan,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan