Regenerasi Forum Anak Pontianak 2026, Bahasan Tekankan Pentingnya Keterlibatan Anak dalam Pembangunan Daerah
PONTIANAK,- Pemerintah Kota Pontianak terus mendorong peningkatan peran anak dalam pembangunan daerah.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan saat membuka kegiatan Regenerasi Forum Anak Kota Pontianak Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota, Jumat (5/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Bahasan menegaskan bahwa anak-anak tidak boleh hanya dipandang sebagai penerima manfaat pembangunan semata. Mereka juga harus diberikan ruang untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, serta terlibat dalam berbagai proses yang berkaitan dengan masa depan mereka.
Menurutnya, kegiatan regenerasi Forum Anak memiliki arti yang jauh lebih besar dibanding sekadar pergantian kepengurusan organisasi. Agenda tersebut merupakan bagian dari proses menyiapkan generasi penerus yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan memimpin, kreativitas, serta semangat untuk berkontribusi bagi daerah.
“Regenerasi Forum Anak bukan hanya sekadar pergantian kepengurusan, tetapi merupakan proses penting dalam menyiapkan generasi penerus yang memiliki jiwa kepedulian, kreativitas, kepemimpinan, dan semangat partisipasi dalam pembangunan daerah,” ujarnya.
Bahasan menjelaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak telah dijamin oleh negara melalui Undang-Undang Dasar 1945 Pasal 28B Ayat 2. Dalam ketentuan tersebut, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta memperoleh perlindungan dari berbagai bentuk kekerasan maupun diskriminasi.
Karena itu, menurutnya, seluruh pihak harus memiliki pandangan yang sama bahwa anak merupakan bagian penting dalam pembangunan bangsa. Mereka perlu mendapatkan perhatian, perlindungan, sekaligus kesempatan untuk mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki.
“Anak bukan hanya objek pembangunan, tetapi subjek penting yang harus dilindungi, didengar suaranya, dan diberikan ruang untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki,” ucap Bahasan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak tidak hanya berada di tangan pemerintah. Keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, serta lingkungan sekitar juga memiliki peran yang sama pentingnya dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Dalam konteks pembangunan daerah, Bahasan menilai partisipasi anak perlu terus diperkuat. Anak-anak harus diberikan kesempatan untuk menyampaikan ide, pandangan, dan aspirasi mereka, khususnya terkait kebijakan atau program yang berdampak langsung terhadap kehidupan mereka.
Menurutnya, Forum Anak menjadi salah satu wadah yang sangat strategis untuk mewujudkan hal tersebut. Melalui forum ini, anak-anak dapat belajar berorganisasi, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, memperluas wawasan sosial, serta mengembangkan kreativitas sejak usia dini.
“Suara anak harus didengar dan dipertimbangkan dalam setiap kebijakan maupun kegiatan yang menyangkut kepentingan anak. Salah satu wadah partisipasi tersebut adalah Forum Anak,” katanya.
Kegiatan regenerasi tahun ini mengangkat tema “Bermain dalam Warna, Berkarya untuk Masa Depan”. Bahasan menilai tema tersebut memiliki makna yang sangat relevan dengan kebutuhan perkembangan anak saat ini.
Ia menjelaskan bahwa bermain merupakan salah satu hak dasar yang dimiliki setiap anak. Melalui aktivitas bermain, anak dapat mengembangkan kreativitas, kemampuan bersosialisasi, kecerdasan emosional, hingga kesehatan mental yang baik.
Sementara itu, kata “warna” dalam tema tersebut menggambarkan keberagaman potensi yang dimiliki anak-anak Kota Pontianak. Mulai dari bakat, ide, karakter, budaya hingga cita-cita yang berbeda-beda, semuanya menjadi kekuatan yang dapat melahirkan berbagai karya dan inovasi di masa depan.
Bahasan optimistis Pontianak memiliki sumber daya manusia muda yang sangat potensial untuk dikembangkan. Oleh sebab itu, anak-anak perlu dipersiapkan sejak dini agar mampu menjadi generasi yang unggul, kreatif, toleran, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan era digital dan globalisasi.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya memperkuat komitmen dalam mewujudkan Kota Layak Anak melalui berbagai program yang mendukung pemenuhan hak-hak anak, perlindungan khusus, peningkatan partisipasi, hingga penyediaan ruang publik yang aman dan ramah bagi anak.
“Pemerintah Kota Pontianak terus berkomitmen mendukung terwujudnya Kota Layak Anak melalui berbagai program pemenuhan hak anak, perlindungan khusus anak, penguatan partisipasi anak, hingga penyediaan ruang-ruang kreatif dan ramah anak,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Bahasan berharap Forum Anak Kota Pontianak dapat terus menjalankan fungsi strategisnya sebagai pelopor sekaligus pelapor. Pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan sekitar dan pelapor ketika menemukan berbagai persoalan yang berkaitan dengan hak maupun perlindungan anak.
Ia juga mengajak seluruh anak-anak Pontianak untuk berani memiliki cita-cita besar, memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijak, serta mengisi masa muda dengan berbagai aktivitas positif yang dapat mendukung prestasi dan pengembangan diri.
“Kita ingin anak-anak Pontianak tumbuh menjadi generasi yang percaya diri, peduli sesama, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi daerah dan bangsa,” pungkasnya.
Melalui regenerasi Forum Anak ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap lahir generasi muda yang tidak hanya aktif menyuarakan aspirasi anak, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan, masyarakat, dan pembangunan daerah di masa mendatang.



